Menurut laporan Kantor Berita ABNA yang mengutip Al Jazeera, surat kabar New York Times melaporkan mengutip pejabat Eropa bahwa AS sedang merencanakan pengurangan jumlah pesawat dan kapal perang yang dialokasikan untuk operasi NATO di Eropa.
Berita ini datang sementara laporan yang dipublikasikan oleh media Eropa mengindikasikan rencana AS untuk secara drastis mengurangi kemampuan militernya di dalam NATO. Langkah yang dapat mengindikasikan semakin dalamnya keretakan keamanan di dalam aliansi militer ini dan kemungkinan keluarnya Washington secara penuh darinya.
Menurut laporan media-media ini, AS bermaksud untuk secara dramatis mengurangi kontribusi militernya untuk mendukung sekutu Eropa di saat krisis. Masalah ini juga akan mencakup pengurangan pengiriman jet tempur, kapal perang, kapal selam, dan pesawat pengisi bahan bakar.
Keretakan antara kedua sisi Atlantik ini semakin dalam setelah Trump mengkritik anggota NATO karena kurangnya dukungan yang cukup terhadap rencana Washington dalam agresi terhadap Iran.
Your Comment